Selasa, 26 Agustus 2008

MENINGGALKAN BAYANGAN MASA LALU

Sesuatu yang indah tidak hanya tercipta dari kecantikan tapi kadang dari reruntuhan jiwa yang bangkit dan menemukan jalan untuk kembali.
Pagi ini kudapati sebuah pelajaran lagi. Hasil dari perbincanganku dengan seorang kawan melalui chat. Berawal dari membahas tentang diary seorang dari temanku itu, hingga tentang pendapatku bahwa kehidupanku yang lalu biarlah akan menjadi kenangan untukku sendiri karena aku khawatir bahwa segala keburukan masa lalu menjadi aib bagi keluarga dan orang-orang yang kusayangi. Biarlah kenangan itu tersimpan dalam lubuk hati yang terdalam walaupun aku harus menanggungnya seumur hidupku.
Pada kenyataannya adalah segala kenangan itu bagaikan memberatkan hari2ku, ingatan itu selalu hadir di setiap kesempatan yang berhubungan dengan cerita masa lalu sehingga mempengaruhi cara berpikirku dan tentu saja setiap keputusan yang kuambil biasanya jadi tidak objektif.
Sampai aku mendapatkan : "Kita harus tahu kapan kita rela melepaskan sebuah kenangan lama dan melanjutkan hidup atau tetap mempertahankannya" menjadi sebuah evaluasi bagi cara bersikapku selama ini.
Dari situ kucoba untuk memikirkan apa yang selama ini telah kulakukan dalam hidupku, kenikmatan merasakan penderitaan yang seharusnya kulepaskan, berusaha untuk merelakan dan sekedar mengambil hikmah dari kejadian2 yang telah lalu yang rupanya hal tersebut sangat menghabiskan energiku.
Kenyataan telah tergoreskan dalam perjalanan yang kualami merupakan garis kehidupan yang telah ditentukan oleh-Nya dan itu semua sudah kulewati, mau tak mau aku harus menerimanya dengan kebesaran hatiku dan membuat keadaan hari esok tidak boleh terulang lagi. Masalahnya tidak mudah meninggalkan semua kenangan itu, walaupun pahit masih membekas dalam benakku tapi sedikit banyak telah memberikan warna pada hidupku sekarang. Kalau bukan karena hitamnya jalanku dulu tak mungkin aku tahu jalan yang putih, kalau bukan karena bodohnya pilihanku dulu, mana kutahu pilihan cerdas untuk hidupku.
Inilah hikmah yang kudapat dari jalanku, inilah arti dari "Sesuatu yang indah tidak hanya tercipta dari kecantikan tapi kadang dari reruntuhan jiwa yang bangkit dan menemukan jalan untuk kembali"
Tolong doakan aku ya ukhti semoga hati ini istiqomah di jalan-Nya. Bagaikan pelangi hadir setelah hujan, biarkan pelangi itu tetap di hatiku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar